KPU Ajak Mahasiswa UNIPDU Tanggap Pemilu

 

IMG_1524

Staf Subbagian Teknis dan Hupmas, Dwi Ratna Anjar Sakti menjelaskan tugas-tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu, Rabu (24/05).

Jombang. kpu-jombangkab.go.id. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang menerima kunjungan mahasiswa Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU), Rabu (24/05). Kedatangan para mahasiswa UNIPDU dari Fakultas Agama Islam Program Studi Hukum Keluarga itu disambut langsung Ketua KPU Jombang, Muhaimin Shofi.

Mahasiswa UNIPDU datang mengunjungi Rumah Pintar Pemilu (RPP) Gusdur dalam rangka mempelajari langsung tentang sejarah pemilu, proses tahapan pemilu, hasil pemilu maupun tugas dari lembaga penyelenggara pemilu. Hal ini berkaitan dengan salah satu mata kuliah yang telah ditempuh yakni Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

RPP Gusdur disiapkan KPU untuk seluruh lapisan masyarakat. KPU ingin mengedukasi masyarakat dan menjadikan Pemilu di Jombang lebih baik. “Mari bersinergi bersama KPU untuk menjadikan pemilu lebih baik,” ujar Muhaimin saat menerima kedatangan mahasiswa perguruan tinggi yang mempunyai motto mensinergikan intelektualitas dan akhlaqul karimah, yang berlokasi di Peterongan Jombang ini.

“Ceritakan kepada anggota keluarga tentang RPP Gusdur dan pengetahuan apa yang didapat di sini, sehingga akan menambah wawasan kepemiluan dalam lingkungan keluarga yang nantinya ini berdampak juga membawa pemilu di Indonesia lebih sukses lagi,” tambah Muhaimin.

Mahasiswa UNIPDU dalam kunjungannya dipandu melihat lokasi RPP, mulai dari informasi sejarah pemilu, sejarah dibentuknya KPU, proses tahapan, maket TPS hingga mengunjungi ruang audio visual untuk melihat tayangan video sejarah pemilu. Semua mahasiswa antusias menyaksikan tayangan video sejarah pemilu. Bahkan ada seorang mahasiswa yang menanyakan seluk beluk tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Staf Subbagian Teknis dan Hupmas, Dwi Ratna Anjar Sakti menjelaskan tugas-tugas KPU sebagai penyelenggara pemilu. “Pelaksanaan pemilu memang 5 (lima) tahun sekali, namun tidak serta merta KPU sebagai penyelenggara melakukan tugasnya hanya dalam kurun waktu 5 (lima) tahun sekali. Misalkan saja dalam hal pemutakhiran daftar pemilih yang harus dilakukan terus menerus, karena hal ini berkaitan dengan jumlah penduduk yang terus berubah setiap waktu,” terang Anjar.

Dijelaskan, dalam menjalankan tugasnya KPU di Indonesia tidak terkecuali KPU Jombang, selalu melakukan keterbukaan informasi dan update kegiatan melalui website resmi KPU. Informasi yang ada di website KPU dimaksudkan juga agar masyarakat paham tentang tugas-tugas yang dijalankan KPU selama ini, meskipun tidak ada pemilu.

“Kalau teman-teman mahasiswa mengakses website resmi KPU Jombang di www.kpu-jombangkab.go.id, nanti akan tahu bagaimana kegiatan keseharian KPU itu, walaupun tidak ada pemilu. Jadi, silahkan buka website KPU sekaligus untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang pemilu dan para penyelenggara pemilu,” tambah Anjar. (denlak/fat)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *