Profil- Nasrudin-Mantan Ketua PPK Plandaan Logistik Pemilu Lancar Berkat Hobi Nge-trail

 

 

kpu-jombangkab.go.id- Hobi yang menunjang pekerjaan. Mungkin itu cocok disematkan pada Nasrudin S.Sos, Mantan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Plandaan, Jombang ini, yang sudah mendedikasikan diri sejak 2008/2009 di PPK.

Nge-trail atau mengendarai motor trail melewati medan berbukit, terjal, dan kawasan hutan, ibaratnya sudah mendarah daging pada dirinya. Terlebih tempat tinggalnya di kawasan Kecamatan Plandaan yang memang terkenal dengan medan yang berbukit, terjal, dan banyak kawasan hutan, makin mendukung hobinya nge-trail ria.

Hobi maskulin itu juga ternyata mampu menunjang pekerjaan sebagai anggota PPK Plandaan yang bertanggung jawab membantu pendistribusian logistik. Terjal dan sulitnya medan di Dusun Rapahombo dan Dusun Nampu di Desa Klitih, serta Dusun Kedungdendeng di Desa Jiporapah dilaluinya dengan kesungguhan dan dedikasi.

“Paling sulit itu waktu distribusi logistik Pileg 2014 karena pas musim hujan bikin medan yang harus dilalui makin berat karena jalan jadi licin. Karena tidak mungkin diangkut motor trail, terpaksa diangkut pakai mobil khusus (offroad) hasil pinjam dari Wakapolres Jombang waktu itu-Pak Sirmaji,” papar Nasrudin yang juga akrab dipanggil Guk Nas itu, Kamis 8/6.

Menurut Nasrudin, medan yang tersulit dan terjauh adalah Dusun Kedungdendeng di Desa Jiporapah. Tak heran butuh penanganan ekstra saat pendistribusian logistik pemilu ke sana. Namun itu semua bagi Nasrudin adalah tantangan yang istimewa dan dianggapnya seperti sedang melakukan hobi sekaligus bekerja.

Selain medan yang berat dan sulit harus ditempuhj, juga pengamanan ekstra pada alat kelengkapan di TPS khususnya yang dimasukkan di dalam kotak suara. Ada paku coblos beserta form dan plano di dalamnya. Jika tidak dikemas secara khusus lagi, bisa-bisa plano dan form terkoyak oleh paku coblos karena terguncang-guncang selama dalam perjalanan.

Wilayah Kecamatan Plandaan sendiri hanya terdiri dari 13 desa dan jumlah DPT pemilu sekitar 30 ribuan pemilih. Namun Plandaan merupakan wilayah yang tersulit dalam pendistribusian logistik yang agak mirip dengan wilayah Papua di mana akses dan medannya sulit dan terjal. Tak heran apabila jumlah partisipasi pemilih di Desa Klitih dan Jiporapah selalu rendah hanya berkisar 50% dibanding wilayah lain di Kabupaten Jombang.

Karena itulah pada Desember 2016 bersama 5 (lima) Komisioner KPU Kabupaten Jombang, Kasubag Teknis dan Staf melakukan inventarisasi masalah dengan turun langsung ke Desa Nampu untuk melakukan tatap muka dengan penduduk setempat dengan armada motor trail yang meminjam inventaris Dinas Kehutanan dan Perkebunan Pemkab Jombang. Tentu saja Nasrudin menjadi pemandu dan pengawal mereka.

“Sebenarnya minat penduduk di sana sangat tinggi tapi untuk datang ke TPS juga tidak mudah karena kendala medan yang sulit dan lokasi TPS yang jauh dari kediaman,” ujar Bapak dari tiga orang putra ini, yang sekarang aktif di UPK PNPM Mandiri Kecamatan Plandaan.

Pada acara peresmian Rumah Pintar Pemilu-Gubuk Sosialisasi Demokrasi Untuk Rakyat (RPP Gusdur) pada 22/4 lalu, Nasrudin adalah salah satu penerima penghargaan kemitraan KPU Kabupaten Jombang dalam rangka pemetaan TPS terpencil. Pemilik gelar Sarjana Ilmu Sosial tersebut merasa bangga dan berterima kasih bahwa kerja kerasnya bersama rekan-rekan mantan PPK Plandaan mendapat perhatian dari KPU Kabupaten Jombang.

“Harapannya saya bisa terus membantu Pemerintah khususnya KPU Kabupaten Jombang dalam penyelenggaraan pemilu karena ini merupakan sumbangsih saya sebagai warganegara Indonesia,” pungkasnya menutup obrolan. (dyta)

 

 

 

18985342_10155306054239030_137535110_n

Nasrudin S.Sos, Mantan Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Plandaan

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *