Arief Budiman : KPU Lakukan Muntarlih Berkelanjutan

4b8ea469-4d55-4279-bdc7-8ab432ca0246

Rapat Koordinasi (Rakor) bersama 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jatim di Kabupaten Blitar, Jum’at (15/07).

 

 

kpu-jombangkab.go.id– Setelah dibukanya portal Sistem Data Pemilih (Sidalih) oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) pada tanggal 11 Juli 2017, KPU Propinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jatim di Kabupaten Blitar, Jum’at (15/07).

Hadir dalam rakor dari KPU Kabupaten Jombang yaitu Ketua KPU Kabupaten Jombang, Muhaimin Shofi; Divisi Perencanaan dan Data, Abdul Wadud Burhan Abadi; dan Kasubag Program dan Data, Samsul Huda.

Rakor dimulai pukul 14.00 WIB diawali dengan sambutan oleh Ketua KPU Propinsi Jwa Timur, Eko Sasmito. Dalam sambutannya, Eko mengungkapkan betapa pentingnya pemutakhiran data pemilih, sehingga operator Sidalih dapat dikatakan sebagai ujung tombak dari pemutakhiran data pemilih.

“Rakor yang diadakan KPU Propinsi Jawa Timur selama 2 (dua) hari ini merupakan salah satu program KPU Jatim untuk menyamakan persepsi dan peningkatan kompetensi bagi operator Sidalih agar proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lancar sehingga dapat menunjang kelancaran dalam penyelenggaraan pemilu,” kata Eko menjelaskan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU RI, Arief Budiman yang hadir dan membuka secara resmi Rakor bersama 38 KPU Kabupaten/Kota menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih merupakan salah satu tahapan pemilu yang seringkali menjadi sorotan berbagai pihak dan menimbulkan polemik yang dalam bagi KPU. “Ada beberapa cara untuk melakukan pemutakhiran data pemilih (muntarlih.red). Selama ini secara periodik kita lakukan muntarlih selama 5 tahun sekali. Namun sekarang, KPU melakukan muntarlih secara berkelanjutan untuk menjaga eksistensi KPU Kabupaten/Kota. Selanjutnya kami ingin secara periodik 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali, KPU Kabupaten/Kota membuat rilis sebagai bentuk keterbukaan publik agar masyarakat tahu bahwa KPU dapat bekerja dengan baik,” kata Arief.

“Disamping itu, perbaikan data pemilih tidak hanya perbaikan dalam hal proses pemutakhiran di lapangan tetapi juga perbaikan sistem itu sendiri. Sehingga dibutuhkan operator Sidalih yang kompeten dan professional. Harapan kita semua semoga dengan dilaksanakannya rakor muntarlih ini, kedepannya KPU memiliki operator Sidalih yang kompeten dan profesional,” tambah Arief sapaan akrab pria kelahiran Surabaya ini.

Usai memberikan sambutannya, Ketua KPU RI melakukan ceremonial pembukaan Rakor bersama 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jatim dengan pemukulan gong dan disambut meriah oleh semua peserta rakor. (anjar)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *