KPU Harap Muncul Kader Muda Anggota Badan Adhoc

 

IMG_4020

Drs Moch. Fatoni M.Si, Komisioner KPU Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM Parmas), Kamis (14/9), sebagai Narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang Tahun 2018, di kantor Kecamatan Megaluh.

 

 

kpu-jombangkab.go.id- Terbitnya Edaran KPU RI bernomor : 183/KPU/IV/2015, perihal pembatasan keanggotaan PPK PPS dan KPPS maksimal dua periode Pemilu pada jabatan yang sama, KPU berharap muncul Kader-Kader Muda sebagai Anggota Badan Adhoc Penyelenggara Pemilu di tingkat kecamatan dan desa (PPK, PPS, KPPS). Demikian disampaikan Drs Moch. Fatoni M.Si, Komisioner KPU Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM Parmas), Kamis (14/9), sebagai Narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang Tahun 2018, di kantor Kecamatan Megaluh.

Fatoni menjelaskan bahwa aturan pembatasan masa jabatan Badan Adhoc bertujuan untuk mencari Kader-Kader baru sebagai Penyelenggara Pemilu. “KPU sangat berharap nanti calon Anggota PPK dan PPS adalah mereka yang berusia muda atau di bawah 40 tahun karena syarat minimal usia sebagai Anggota PPK PPS dan KPPS adalah 25 tahun dan lulus pendidikan SLTA sederajat,” ujar Fatoni kepada seluruh peserta sosialisasi yang hadir yaitu : Camat Megaluh, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Megaluh.

Terkait minimalnya pengalaman dan rendahnya minat jumlah pelamar, Fatoni menepis kekhawatiran tersebut. Karena KPU nanti akan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Anggota PPK dan PPS terpilih dan KPU akan menyebarkan informasi pendaftaran Calon PPK dan PPS secara meluas dan terbuka. “Dalam hal persyaratan usia paling rendah 25 tahun bagi KPPS yang tidak terpenuhi maka PPS bisa mengambil Anggota KPPS dari desa terdekat,” imbuh Fatoni.

KPU Kabupaten Jombang menyelenggarakan Sosialisasi Pembentukan PPK dan PPS berkesinambungan ke 21 kecamatan se-Kabupaten Jombang dengan peserta dari Kecamatan, Kepala Desa dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa. Sosialisasi dimulai pada Rabu (13/9) sampai dengan Rabu (20/9). (dyta)

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *