KPU Laporkan Simulasi Alokasi Kursi Daerah Pemilihan

kpu-jombangkab.go.id– KPU Jombang menghadiri rapat kerja penyusunan penataan Dapil dan alokasi kursi Pemilu anggota DPRD provinsi, serta simulasi penghitungan alokasi kursi, di Hotel Sun City Sidoarjo, Kamis (14/12) sampai Jumat (15/12). Perwakilan dari KPU Jombang adalah Ketua – Muhaimin Shofi dan Komisioner Divisi Teknis – Dja’far.

Sufyanto, mantan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Timur periode 2012 – 2017 sebagai Narasumber pada acara ini menyampaikan bahwa penataan dapil dan alokasi kursi pemilu anggota DPRD ini merupakan ciri khas Indonesia. “Dalam hal ini KPU berperan sebagai perancang demokrasi sekaligus sebagai agensi skenario bentuk dan warna demokrasi,” kata Sufyanto.

Karena itu, mutlak dibutuhkan permainan yang tidak hanya akuntabel tapi juga cantik di mata publik dan terutama di mata peserta Pemilu. Ia menjelaskan bahwa tahapan penataan Dapil ini di daerah tertentu bisa menjadi sebuah isu menarik  untuk diamati, antara lain meliputi: kesetaraan suara, ketaatan padan sistem, proporsionalitas, integritas wilayah, cakupan wilayah, kohesivitas dan kesinambungan.

Komisioner KPU Jombang, Djafar menegaskan bahwa KPU Jombang sudah melaksanakan Rapat Koordinasi dan Simulasi  Dapil dengan melibatkan Partai Politik, perguruan tinggi dan stackholder pada 7-8 Desember 2017 di Hotel Yusro Jombang  yang disampaikan oleh Komisioner KPU Jatim, Muhammad Arbayanto. “Dengan estimasi 6- 8 dapil sebagai bahan laporan pada KPU Jatim dan Jombang cenderung tetap 6 Dapil sebab tidak ada penambahan kursi DPRD Jombang pada pemilu 2019 dengan jumlah penduduk dari 3 juta,” imbuh Dja’far. (agus)

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *