Mutarlih KPU Jatim Kenalkan Perubahan SIDALIH

kpu-jombangkab.go.id- Komisioner Divisi Perencanaan dan Data, Kasubbag Program dan Data, dan Operator Aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH) KPU Jombang, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemutakhiran Data Pemilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) Tahun 2018 KPU Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim), mulai Senin (18/12) sampai dengan Selasa (19/12) di Hotel Sun City Sidoarjo. Bimtek diikuti oleh 38 KPU Kabupaten/Kota se-Jatim sekaligus memperkenalkan aplikasi SIDALIH II.

Komisioner KPU Jatim Divisi Perencanaan dan Data – Choirul Anam, dalam bimtek tersebut menegaskan bahwa Kasubbag Program dan Data perlu dilibatkan dalam semua proses Pemutakhiran Data Pemilih (Mutarlih) yang dimulai dengan bimtek sehingga dapat bertanggung jawab penuh mengawal kegiatan mutarlih. Apalagi mutarlih berlangsung dalam rentang waktu 3-4 bulan, sehingga Komisioner Divisi Perencanaan dan Data juga harus bertanggung jawab mengawal dari proses awal sampai akhir.

Selain pengarahan dari Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, bimtek juga menghadirkan Narasumber dari Helpdesk SIDALIH KPU RI, Dwi Riyanto, yang memaparkan materi terkait perubahan teknis dalam pengelolaan aplikasi SIDALIH, antara lain dalam hal proses input, mengunduh, me-restore,  dan revisi data. “Setelah SIDALIH nanti aktif, operator SIDALIH dan Komisioner yang membidangi mutarlih harus segera membuat account  untuk fungsi kontrol dan memantau proses mutarlih,” imbuh Dwi.

Komisioner Divisi Perencanaan dan Data, Abdul Wadud Burhan Abadi, menjelaskan bahwa dalam bimtek tersebut selain materi kegiatan mutarlih, peserta juga mendapatkan beberapa materi antara lain : Pengawasan dalam Pemutakhiran Data Pemilih oleh Bawaslu Jatim, Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih, review  anggaran mutarlih oleh Divisi Umum, Keuangan, dan Logistik, Dewita Hayu Shinta dan Kasubbag Program dan Data KPU Jatim, Nurita Paramita. “Semua materi segera kami sampaikan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan selanjutnya kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) sehingga KPU dan jajarannya sudah siap dalam Tahapan Mutarlih,” tegas Burhan, sapaannya. (dyta)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *