KPU Talk Show Di BBS TV Surabaya

kpu-jombangkab.go.id KPU Jombang Menghadiri talk show  BBS TV  Surabaya, Senin  (5/2). Acara Yang disiarkan secara langsung  dengan tema “ Paslon Terjerat Kasus OTT,Apa Dampaknya? “di pandu presenter Ely Prabowo,  Dengan narasumber  Iqbal Filensiano,SH.LLM Sekretaris Puasat Kajian Korupsi Pidana Fakultas Hukum Unair  dan Athoillah,SH anggota KPU Jombang Divisi Hukum.

bbs tv atok

Ely Prabowo, Iqbal Filensiano,SH.LLM Sekretaris Puasat Kajian Korupsi Pidana Fakultas Hukum Unair, Athoillah,SH, Burhani Agus Sukmana,SH, Ahmad Saifuddin,SH,M.Si dan Nanang Fachrurozi,SIP Kepala Pemberitaan BBS TV

Athoilah ,SH Divisi Hukum KPU Jombang menjelaskan terhadap konsekuensi hukum atas ditetapkannya status tersangka salah satu bakal calon bupati oleh KPK, berdasarkan pasal 78 PKPU nomor. 3/2017. KPU  Jombang tidak bisa menggugurkan pencalonan yang bersangkutan, pencalonan yang bersangkutan juga tidak bisa digantikan. penggantian hanya bisa dilakukan jika, memenuhi syarat kesehatan, berhalangan tetap (Meninggal dunia, tidak mampu melaksanakan tugas secara permanen yang dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah ) serta  dijatuhi pidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” KPU Kabupaten Jombang tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah dan akan menjalankan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati secara professional sesuai dengan tahapan yang ada serta  menjunjung tinggi prinsip penyelenggaraan pemilihan umum,” Ujar Atok

Athoillah , menargetkan partisipasi pemilih mencapai 77,5 persen, susai dengan target KPU RI dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018. Dalam penelitian yang dilakukan KPU Jombang, civil society dalam meningkatkan partisipasi politik, rasionalitas masyarakat memberikan pengaruh yang sangat besar dalam menentukan partisipasi politik. Pertimbangan ekonomi dan politik uang menjadi salah satu motivasi dalam partisipasi politik, namun sosok pasangan kandidat dan visi missi juga tidak bisa diabaikan dalam pengaruhnya terhadap partisipasi politik masyarakat,” satu suara dapat merubah nasib rakyat dan dengan satu suara dapat menentukan pemimpin yang layak dan mampu merubah rakyat, faktor kerabat / Keluarga juga menjadi penentu dalam memilih pemimpin,” Ujar Athoillah. ( agus)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *