Anggota PD RI Tinjau Kesiapan KPU Jombang

kpu-jombangkab.go.id KPU Jombang menerima  kunjungan dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur A. Budiono, Selasa (20/2) Kunjungan A. Budiono disambut Ketua KPU Jombang Muhaimin Shofi,SE dan Abd Wadud Burhan aabdi,SE didampingii sekreataris dan jajaran KPU Jombang . Tujuan kunjungan tersebut adalah fungsi pengawasan DPD RI Perwakilan Jawa Timur terhadap Kabupaten atau Kota yang melaksanakan Pemilukada 2018.

dpd

Budiono juga menanyakan tentang permasalahan yang dihadapi KPU Kabupaten Jombang

Muhaimin Shofi,SE  menyampaikan terimakasih atas kehadiran A. Budiono selaku DPD RI Perwakilan Jawa Timur yang melakukan kunjungan ke KPU Jombang  serta bertimakasih kepada tim ahli yang  turut kunjungan tersebut,” Jombang sebagai barometer  mendapat perhatian dari DPD RI dan kemudian melalukan kunjungan hal tersebut sebagai semangat untuk menyelesaikan amanat dalam  pelaksanaan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Jombang  2018,”ujar Muhaimin.Budiono juga menyampaikan terimakasih atas sambutan dari KPU Kabupaten Jombang dan meminta izin untuk melaksanakan tugas selaku DPD RI Perwakilan Jawa Timur dalam fungsi pengawasan. “Pada saat ini saya sedang melaksanakan fungsi pengawasan atau tugas konstitusional sebagai anggota DPD RI dalam bidang pengawasan terhadap pemerintah daerah yang melaksanakan Pemilukada 2018,”ujar A. Budiono.

Juga  menyampaikan pertanyaan kepada KPU Jombang  terkait masalah Pemilukada 2018 Jombang. Ia menanyakan tahap persiapan, terkait masalah coklit yang sudah dilaksanakan, masa kampanye yang dimulai pada tanggal 15 Februari 2018 kemarin,” bagaimana coklit menghasilkan seperti apa, apakah sudah cukup sinkron lantaran data terakhir yang digunakan dalam pemilihan apakah data tersebut sudah terupdate sampai sekarang, gimana cara menyikapinya, yang berhak berusia cukup dan berhak memiliki hak pilih tidak kehilangan haknya, ”tuturnya.

Budiono juga menanyakan tentang permasalahan yang dihadapi KPU Kabupaten Jombang dari sisi regulasi, masalah logistik, mulai dari pengadaan, penyimpanan, dan juga masalah distribusi juga tingkat partisipasi pemilih jika dibandingkan dengan pemilihan legislative. Masalah kerawanan dalam Pemilukada 2018 juga menanyakan masalah money politik.

isu terkait politik uang dan politisasi sara, penyebaran isu ‘hoax’ dan ujaran kebencian (hate speech) sering terdengar bahkan ada beberapa kabupaten khususnya menurut survey menempati ranking tertinggi dalam urusan tersebut,” Kita sangat berharap money politic dan politisasi sara  di Kabupaten Jombang bisa dihindari atau minimal menetralisir kemungkinan terjadinya praktek money politic dan politisasi sara sehingga terciptanya Pilkada serentak yang berintegritas,” tandasnya.(agus).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *