Arief Budiman KPU RI : BPP Jangan Bekerja Emosional

DITA

Ketua KPU Republik Indonesia, Arief Budiman

kpu-jombangkab.go.id- “Jangan bekerja di bawah tekanan! Jangan bekerja atas pesanan, dan jangan bekerja emosional!” pesan Ketua KPU Republik Indonesia, Arief Budiman, untuk 171 Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) dari Satuan Kerja KPU se-Indonesia yang menyelenggarakan Pemilihan Serentak 2018, saat membuka Rapat Koordinasi Penatausahaan Laporan Dana Hibah Pilkada 2018, di Hotel Aston Bogor, Minggu (4/3).

Komisioner KPU RI asal Jawa Timur ini mengingatkan kepada para BPP, agar bekerja berpedoman kepada peraturan dan berani menolak tegas perintah yang melanggar peraturan. Profesionalitas harus diutamakan dengan loyal kepada aturan yang mengikat. Perwakilan dari KPU Kabupaten Jombang adalah Maharani Yudhita sebagai Staf Keuangan anggaran hibah Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang Tahun 2018.

“Ingat, bahwa ada peraturan yang menyebutkan bahwa Bendahara juga bertanggung jawab secara pribadi atas transaksi keuangan yang dilakukan, tapi juga dibutuhkan ketepatan, kesigapan, dan kecermatan sehingga tahapan Pemilihan Serentak 2018 berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Arief.

Kepala Biro Keuangan KPU RI, Nanang Priyatna menambahkan bahwa anggaran yang sangat besar, membuat anggaran hibah Pemilihan Serentak 2018 menjadi sorotan banyak pihak. Maka dari itu diperlukan penatausahaan yang profesional dan akuntabel dari Para Pengelola Keuangan khususnya BPP.

“Itu sebabnya Biro Keuangan merasa perlu mengadakan kegiatan ini untuk membangun persepsi dan komitmen yang sama dalam penatausahaan anggaran hibah Pemilihan Serentak 2018 sekaligus melakukan inventarisasi permasalahan-permasalahan apa yang dihadapi oleh BPP dalam melaksanakan tanggung jawab sebagai pengelola anggaran hibah” papar Nanang Priyatna, yang menjelaskan bahwa kegiatan rapat koordinasi ini berlangsung hingga Selasa (6/3). (dyta)

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *