KPU Evaluasi Pemasangan APK Bersama Tim Kampanye

kpu-jombangkab.go.id. KPU Jombang  mengadakan Rapat Evaluasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilgub dan Pilbup  bersama tim kampanye Pasangan Calon, Jum’at (30/3). Rapat berlangsung di ruang rapat KPU Jombang  dihadiri oleh Komisioner dan Kasubag KPU  Jombang , tim kampanye Pasangan Calon Bupati Jombang nomor Urut 1,2 dan 3, serta Gubernur nomor urut 1 dan 2.

Drs M Fatoni   anggota Divisi SDM dan Parmas membuka rapat dan menyampaikan pentingnya koordinasi antara KPU, tim kampanye Paslon tentang evaluasi  pemasangan APK di Wilayah Jombang untuk  meminimalisir permasalahan-permasalahan kedepannya.

rakor evaluasi APK 1

Rapat Evaluasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilgub dan Pilbup bersama tim kampanye Pasangan Calon

Ia  mengatakan sesuai dengan Peraturan KPU nomor 4 Tahun 2017, alat peraga kampanye dan bahan kampanye disediakan oleh KPU kabupaten/kota dan jumlahnya telah ditentukan,” pemasangan APK didampingi oleh PPK dan PPS. Pendampingan oleh PPK dan PPS dimaksudkan untuk memastikan tempat, mengantisipasi kemungkinan kerawanan dan agar ada yang menerima APK yang telah terpasang,”Ujar Fatoni.

Mengenai banyaknya APK yang roboh dan rusak, selain faktor alam, kerusakan ini juga disinyalir faktor lain yang menyebabkan APK rusak. Untuk sepanduk yang ukuran 1,5×7 meter dan umbul-umbul memakan tempat, sehingga rekanan kesulitan  dalam penempatanya apabila tidak di damping KPU, PPK, PPS, Panwas dan tim kampanye.

Salah satu tim kampanye paslon nomor urut 1 mengatakan APK  yang telah disediakan KPU ini sebenarnya bisa bertahan hingga akhir masa kampanye, namun melihat kondisi alam dengan cuaca tidak menentu, membuatnya cemas,“Saya yakin bisa bertahan, namun khawatir juga dengan  cuaca yang mendung dan angin kencang,” Ujar Medan Amrulloh.

Hasil rapat evaluasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) supaya rekanan pemasangan AKP harus memperbaiki atau menganti APK sebelum serah terima karena masih tanggunganya, supaya rekanan memperkuat dalam pemasangan APK, “Itu aset negara, mari sama-sama tetap dijaga bersama,” ujar Fatoni. (agus)

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *