KPU Sasar Media dan LSM Sosialisasi Pilkada Serentak

kpu-jombangkab.go.id.  KPU Jombang  melaksanakan Sosialisasi Pilkada Serentak dengan Awak Media dan LSM  di Rumah Makan Zam-zam Jl. KH. Hasyim Asy’ari No.211, Ceweng, Diwek, Jombang, Sabtu (23/6) Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU, serta awak media /LSM sebagai peserta.

dg lsm 1

M Fatoni  yang membuka acara menyampaikan kepada para peserta bahwa pada pencoblosan nantinya PKK akan menyetor C1 ke KPU Kabupaten Jombang pada hari itu juga selama 24 jam. “Pada hari H ,jadi kita bisa lihat hasil scan C1 di website resmi KPU,”Ujar Fatoni

.

Ia menambhakan bahwa untuk distribusi logistic pilkada Jombang sudah hampir 99 persen sudah siap, sedangkan alat peraga kampanye baik dilapangan maupun di media massa/elektronik terakhir pada hari ini, 23 Juni pukul 24:00 WIB,setelah itu akan dilakukan penertiban. “Tanggal 24 merupakan hari tenang, untuk itu hari ini terakhir adanya APK dan kampanye, tidak ada lagi pergerakan pada masa tenang nantinya,”Ujar Fatoni.

dg lsm

 

Divisi Teknis Djafar mengatakan bahwa rekapitulasi  untuk tingkat Desa/PPS tidak ada beda dengan pemilu sebelumya, pada hari H, form C1 langsung di inputan sehingga hasilnya langsung bisa diketahui oleh publik hasil hitung cepat,” Jadi lebih valid daripada dan cepat, untuk hasilnya bisa dilihat di website infopemilu.kpu.go.id sehingga bisa dilihat langsung saat itu juga,”Ujar Djafar.dg lsm 2

 

koordinator Divisi Hukum Athoilah mengatakan, KPU Merupakan lembaga yang dapat predikat keterbukaan publik terbaik karena semua informasi pemilu langsung bisa ketahui masyarakat melalui website infopemilu.kpu.go.id. Setiap daerah yang melaksanakan pilkada tidak menutup kemungkinan akan terjadi perselisihan. Baik hasil pilkada, tahapan pilkada, proses penghitungan, proses rekapitulasi dan sebagainya. Untuk mengantisipasi agar permasalahan tidak berujung konflik yang berkrpanjangan maka KPU selaku penyelenggara pilkada harus siap dalam menghadapi berbagai sengketa tersebut.”Untuk proses penetapan paslon yang menag harus menunggu hasil putusan dari MA apabila ada guagatan, dan KPU harus Melaksankan putusan tersebut ,”Ujar Atok.(agus).

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *