Konsolidasi Masyarakat dan Sinergisitas Stakeholder Kunci Harmonisasi Politik Pasca Pilkada di Jombang

kpu-jombangkab.go.id. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang mengundang KPU Jombang dan Akademisi dalam forum diskusi politik dengan tema harmonisasi politik paska pemilukada tahun 2018, acara di gelar di pendopo kecamatan Ngusikan Jombang yang di hadiri toga, tomas, ormas, perangkat dan kepala desa se kecamatan Ngusikan, Kamis ( 30/8).diskusi ngusikan 1

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Jombang Drs. Mas’ud, M.si saat membuka diskusi bertajuk harmonisasi politik paska pemilukada tahun 2018, dalam  Forum diskusi politik  di kecamatan Ngusikan.”Dengan penguatan fungsi konsolidasi, koordinasi, dan sinergitas tersebut akan semakin mengembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya di antara anggota masyarakat Ngusikan,” Ujar Masud

Dia menjelaskan, tema diskusi kali ini juga penting karena memiliki nilai yang strategis dan penting, mengingat acara ini sebagai salah satu upaya konsolidasi dalam rangka membina kerukunan, melestarikan serta mengembangkan nilai-nilai sosial budaya, dan kerjasama masyarakat. Hal ini sudah di perlihatkan pada acara sea games kedua tokoh Capres saling perpelukan demi bangsa Indonesia, diharapkan masyarakat bisa menghargai politik,” Ujarnya

diskusi ngusikan 2

M Fatoni Komisioner KPU Divisi Parmas memaparkan bahwa pemilu  merupakan salah satu perwujudan pelaksanaan demokrasi yang pada prinsipnya diselenggarakan sebagai sarana kedaulatan rakyat, sarana partisipasi masyarakat, memilih pemimpin politik dan sarana sirkulasi elit,dengan tingkat partisipasi 70,48 % dan kecamatan Ngusikan 76,87%, semua pihak  ambil bagian dalam upaya mewujudkan sukses pilkada serentak tahun 2018, “ dengan indikator Seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar, aman, tertib dan damai, partisipasi pemilih masyarakat meningkat dari Pilkada sebelumnya,tidak ada konflik antar Calon / Tim Sukses, terpilihnya pemimpin yang berkualitas, apalagi di Kecamatan Ngusikan rekapitlasi  perolehan kecamatan ngusikan pada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2018 selisih hanya 7 suara antara paslon no 1 dan paslon no 2, paslon no 1 : 5,551, paslon no 2 : 5,544, paslon no 3 : 1,44” ujar M Fatoni.

 

 

 

Ia menambahkan Pengenai pemilu 2019 berpatokan pada Keputusan MK yang  mengabulkan sebagian atas gugatan uji materi UU No 42 Tahun 2008 yang berdampak dilaksanakannya Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden secara serentak  di tahun 2019, MK menyatakan bahwa pemilu legislatif  dan pemilu presiden/wakilpresiden secara serentak  adalah yang konstitusional sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945,” Ujarnya.

diskusi ngusikan 3

DR Mahwal Huda  Akademisi Undar , diskusi  ini penting karena memiliki nilai yang strategis rangka membina kerukunan, melestarikan serta mengembangkan nilai-nilai sosial budaya, dan kerjasama masyarakat. sesuai dengan nawa cita yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, forum ini juga bertujuan mencari saran masukan format penguatan dan pemberdayaan Forum Politik,” sinergisitas pemerintah dengan elemen masyarakat menjadi kunci untuk membina dan memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat terhadap kemungkinan timbulnya ancaman keutuhan bangsa, mengembangkan nilai-nilai sosial budaya, dan kerjasama masyarakat,” Ujar Mahwal Huda ( agus).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *