KPU Jombang Rakor Lokasi Kampanye Dengan Parpol

kpu-jombangkab.go.id- KPU Jombang mengundang parpol  untuk melaksanakan Rakor Titik Lokasi Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pemilu 2019. Acara di gelar di Ruang Rapat KPU Jombang, dihadir Anggota KPU Jombang  Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Drs  M Fatoni MM, Partai Politik, serta Staf  Sub Bagian (Kasubbag) Teknis Pemilu dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU Jombang, Rabu (19/9)

rakor apk dg parpol.jpg1

Anggota KPU Jombang Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Drs M Fatoni MM

Rakor tersebut membahas tentang APK yang difasilitasi oleh KPU maupun tambahan sehingga perlu menentukan titik lokasi pemasangan APK. Rakor ini merupakan  tindak lanjutan rakor sebelumnya dengan pihak pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Rakor yang dipimpin langsung divisi SDM dan Parmas KPU Jombang M Fatoni,  rakor tersebut membahas Teknis Fasilitas Alat Pegara Kampanye (APK) bagi Peserta  “Jadi lokasi penempatan APK yang kita sepakati, mengikuti hasil Rakor kemarin, untuk ditetapkan sebagai areal bebas penempatan APK dengan mempedomani  Perda Jombang  Nomor 9 Tahun 2010 tentang ketertiban umum dan  ketentraman masyarakat bab IV pasal 6 butir g,” Ujar Fatoni

rakor apk dg parpol.jpg2

KPU Jombang Rakor Lokasi Kampanye Dengan Parpol

“Kabupaten Jombang  memiliki daerah tertentu yang mempertimbangkan keindahan kota, sehingga butuh kesepahaman dalam menentukan lokasi yang bisa mengakomodir seluruhnya, sehingga nantinya pada saat penempatan APK kampanye tidak terjadi hal- hal yang tidak diinginkan,”Ujarnya.

M Fatoni mengatakan kita sepakati juga daerah yang dilarang memasang APK, yakni tempat ibadah, masjid, gereja, pura, tempat ibadah lainnya, lembaga pendidikan, tempat kesehatan, kemudian taman kota dilarang di pasangi APK maupun BK oleh pemerintah kabupaten Jombang,” Ujarnya

M Fatoni  menyebutkan, untuk pemesangan APK , Baliho banyak 10 (sepuluh) buah untuk setiap Partai Politik,  spanduk sebanyak 16 (enam belas) buah untuk setiap Partai Politik dan 10 untuk DPD,”Jadi kita tidak hitung calonnya, untuk DPD RI, tapi yang kita hidung adalah partainya,” Ujar M Fatoni ( agus).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *