KPU ikuti Rakor Kampanye Pemilihan Umum 2019, yang dilaksanakan Bawaslu Jombang

kpu-jombangkab.go.id. KPU Jombang diwakili M Fatoni hadir rakor pelaksanaan kampanye  di bawaslu Jombang, rakor dihadiri Ketua dan Anggota Bawaslu Jombang, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Jombang yang diwakili dari satpol PP,Kesbag, Perizinan,bag Hukum,Pemerintahan,Dishub , kasat intel Polres Jombang, kasat intel Kodim Jombang,Kejaksaan dan Sat Radar 222 Ploso Jombang. serta hadir pula seluruh pengurus Partai Politik Pemilu 2019. Kamis (18/10)

rakor kampanye di bawaslu jom

Dalam rapat Kordinasi ini, membahas tentang kampanye sesuai dengan PKPU dan Peraturan lainya yang tentang kampanye. Di mana di sini diatur tentang segala sesuatu terkait dengan kegiatan kampanye. Ketua bawaslu Jombang mengatakan sesuai tahapan, kampanye dilaksanakan pada tanggal 23 September 2018, hingga 13 April 2019 dalam  kampanye sendiri harus sopan, tertib, mendidik, bijak dan beradap serta tidak provokatif, dalam menyikapi hal tersebut, sebagai penyelengara, pengawas maupun Instansi Pemerintahan harus lebih  profesional, berintegritas, tanpa memihak sedangkan untuk peserta pemilu menpunyai hak yang sama,” Ujar Udik Maskur.

rakor kampanye di bawaslu jom.jpeg1

M Fatoni Divisi SDM dan Parmas KPU Jombang menjelaskan, sesuai tahapan, kampanye selain rapat umum juga ada bentuk kegiatan lain diataranya, kegiatan kebudayaan, meliputi pentas seni, panen raya, dan/atau konser music, kegiatan olah raga, meliputi gerak jalan santai, dan/atau sepeda santai,perlombaan, mobil milik pribadi atau milik pengurus Parpol yang berlogo Parpol Peserta Pemilu; dan/atau, kegiatan sosial meliputi bazar, donor darah, dan/atau hari ulang tahun.” Perlombaan dapat dilaksanakan paling banyak 3 (tiga) kali selama Masa Kampanye, dapat memberikan hadiah pada kegiatan perlombaan  dalam  bentuk barang dan dilarang memberikan hadiah dengan metode pengundian (door prize), nilai barang secara akumulatif paling tinggi seharga Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah),” Ujar Fatoni

rakor kampanye di bawaslu jom.jpeg2

Terkait dalam rakor ini, ada beberapa  LO yang melakukan pertanyaan  terkait kampanye, terutama APK. Berkenaan  dengan pemasangan APK ini, perlu diingat, kenapa sih APK diatur, supaya Parpol tidak jor-joran di APK,namun ada juga APK yang dibuat sendiri, nah APK yang dibuat oleh partai itulah yang dibatasi jumlahnya. Ia menghimbau agar para caleg ini tidak hanya terfokus kepada APK seperti baliho dan spanduk saja, melainkan bisa dilakukan dengan cara lain seperti brosur,lifplet, pamphlet dan kartu nama ,” Ujar Fatoni.(agus).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *