KPU Sosialisasi Pemilu 2019 di Gereja Allah Baik ( GAB) Sejahtera Jombang

Kpu-jombangkab.go.id  KPU Jombang  melakukan sosialisasi pemilu 2019  di gereja. Hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih dari kalangan Nasrani , terkait informasi Pemilu2019 dengan menghadiri undangan  dari pengurus badan kerjasama Gereja-gereja ( BKSG) Kabupaten Jombang di Gereja Allah Baik ( GAB) Sejahtera Jombang Ruko Simpang Tiga Blok C1-C10 Jl Presiden Gusdur Jombang, Senin (25/2) .

sos di gereja simpang tiga

Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin Pendeta Feki Tololiu S.Th . Sambutan mewakili KPU Jombang M Fatoni  menyampaikan terima kasih atas fasilitas yang diberikan BKGS sehingga KPU Jombang  bisa memberikan sosialisasi kepada para pendeta dan tokoh dari gereja-gereja yang ada di Kabupaten Jombang . Pdt Paulus Herry Soesanto Ketua BKSG  berharap agar hasil sosialisasi diteruskan ke para Jemaah di gereja masing-masing.

sos di gereja simpang tiga.jpeg1

Dalam sosialisasi yang disampaikan, M Fatoni  mengajak jemaat gereja tersebut untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Serta diharapkan bisa mempedomani kertas suara ketika akan mencoblos.” Ada lima warna kertas suara yang diberikan oleh panitia pemilihan setempat (PPS) nantinya. Hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota, biru untuk DPRD Provinsi, kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, serta abu-abu untuk Presiden dan Wakil Presiden. Cara mencoblos semisal untuk calon anggota DPRD, pertama ingat partainya lalu coblos siapa yang mau dipilih. Selama dalam kotak, yang dicoblos itu sah. Juga kalau dicoblos partai dan orang, itu juga sah. Hanya saja suara akan lari ke partai,” Ujar M Fatoni .

sos di gereja simpang tiga.jpeg2

Setelah paparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber. Tanya jawab tentang permasalahan yang berkaitan dengan Pindah Memilih serta larangan politik uang dalam pemilu 2019

KPU juga menghimbau agar masyarakat tidak mengikuti atau terlibat dalam money politik. Sebab jika ketahuan maka akan ada sanksi pidananya.“Jangan sampai masyarakat terlibat dalam money politik. Hanya karena uang yang tak seberapa dan bantuan sembako, maka dampaknya akan kena sanksi ancaman hukuman 2 tahun dan denda 24 juta rupiah,”Ujar M Fatoni

sos di gereja simpang tiga.jpeg3

Selanjutnya M Fatoni menjelaskan perihal pemilih yang ingin pindah tempat. Bilamana , ada pemilih semisal dari jemaat BKSD atau anak dari jemaat HKI yang akan pindah tempat/sekolah ke luar kota, diharapkan supaya mengurus surat KWK A-5 dari PPS. Surat KWK A-5 ini merupakan syarat untuk bisa memilih di daerah tujuan.”Tapi proses ini harus dilakukan sebelum 18 Maret 2019. Kalau tidak sempat langsung ke KPU dengan membawa e-KTP,” Ujarnya.( agus).

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *