libatkan Masyarakat KPU Kabupaten Jombang Sortir dan Pelipatan Surat Suara

Kpu-jombangkab.go.id KPU Kabupaten  Jombang mulai  Sortir dan melakukan pelipatan surat suara perdana yang digunakan untuk pemilu 2019  bertempat di dua lokasi , yaitu, di gedung jalan Hasyim Ashari no 56 dan gedung olahraga tennis lapangan indoor Jombang,  yang mayoritas perempuan  melakukan penyortiran dan melipat . Selasa (5/3).

sortir ss.jpeg3

Sortir dan pelipatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini diawasi secara ketat oleh petugas, baik dari Bawaslu maupun Kepolisian. Sebelum masuk ke dalam ruangan, para tenaga pelipat diperiksa,selain dilarang membawa tas, para tenaga pelipat ini juga tidak diperkenankan memakai jaket oleh petugas. Selain pada saat masuk, upaya penggeledahan ini dilakukan ketika mereka hendak keluar ruangan.

muhaimin

Muhaimin Shofi Ketua KPU Kabupaten Jombang  mengatakan proses Penyortiran dan pelipatan surat suara pada pemilu 2019 ini melibatkan masyarakat. Sebelum melakukan penyortiran dan pelipatan, calon penyortir dan pelipat akan mengumpulkan data diri berupa fotokopi KTP dan akan mendapatkan satu dus surat suara berisi 500 surat suara. Setelah mendapatkan surat suara, mereka harus melakukan penyortiran terlebih dahulu dan memastikan surat suara tersebut tidak cacat. Jika sudah dipastikan tidak ada kecacatan pada surat suara, baru akan dilakukan pelipatan, “ Ujar Muhaimin

sortir ss.jpeg1

Mulai hari ini dilakukan penyortiran dan pelipatan surat suara untuk DPRD kabupaten Jombang  seluruh dapil. Untuk saat ini, surat suara pemilu 2019 untuk DPRD Kabupaten Jombang , untuk surat suara yanga lain masih menunggu kedatangannya, tetapi akan diusahakan sesegera mungkin, Sedangkan untuk jumlah surat suara sendiri sesuai dengan DPT per TPS di tambah dengan 2%.”Ujarnya

sortir ss.jpeg2

Target sortir dan pelipatan selesai H-10 yang nantinya juga akan didistribusikan. KPU juga telah melakukan simulasi dengan kapasitas waktu yang telah ditentukan. KPU membutuhkan kurang lebih 300 orang untuk melakukan sortir dan pelipatan surat suara agar mengejar target waktu. Setiap logistik yang datang juga akan segera dilakukan penyortiran dan pelipatan,” ujarnya.

sortir ss

Muhaimin menambahkan, Jika nanti ditemukan surat suara yang rusak, maka akan dilaporkan ke KPU Provinsi dan KPU Pusat untuk dilakukan penggantian. Untuk pengantian tersebut harus menunggu ketersediaan dan informasi dari KPU Pusat, karena KPU kabupaten tidak melakukan kontrak langsung dengan pihak penyedia logistik, yang memiliki kontrak tersebut hanya KPU

para tenaga pelipat ini akan diberi honorarium dengan sistem borongan.  Mereka akan mendapat upah Rp 100 per surat suara per orang untuk DPRD maupun DPR RI, Rp 75 untuk DPD dan Rp 50 untuk surat suara pilpres (agus)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *