Dengan Campursari dan Ludruk KPU Jombang Sosialisasaikan Pemilu 2019

Kpu-jombangkab.go.id Berbagai cara dilakukan KPU Jombang  untuk menyosialisasikan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Salah satunya melalui pagelaran musik Campursari dengan Ludruk Bayu Wijaya Jombang , Seperti diberitakan sebelumnya, Ludruk  bertajuk Pemilu 2019 digelar oleh KPU Jombang , Sabtu  (23/3) malam. Acara gratis itu bertempat di Terminal Ploso Jombang  dimulai pukul 18.30 WIB dan berakhir 23.00 WIB. Tamu undangan yang hadir Muspika Wilayah utara sungai brantas ( Camat, Kpolsek dan ramil) anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah kerja Utara sungai brantas dan turut diramaikan oleh masyarakat umum lainnya.

ludruk

Diawali dengan sambutan Ketua KPU Jombang , Muhaimin Shofi, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan  Lagu Kebangsaan Indonesia Raya  dan jingle pemilu yaitu “Pemilih Berdaulat Negara Indonesia Kuat” yang dinyanyikan bersama seluruh undangan yang hadir.

ludruk.jpeg1

Ketua KPU Jombang  Muhaimin Shofi  menyatakan Konser Musik  Menuju  Pemilih  Berdaulat Negara Kuat ” yang diadakan KPU Jombang digelar di 3 titik, salah satunya di sini,  Semua dilakukan dalam rangka mensosialisasikan Pemilu 2019 , kepada seluruh lapisan masyarakat di  Utara sungai Brantas Jombang.“Dengan segmen berbasis budaya dan kedaerahan salah satunya campursari dan Ludruk, harapan kami semua warga Jombang  ikut berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu 2019. sebagai sarana untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar melek dan sadar akan pelaksanaan Pemilu pada tanggal 17 April 2019 untuk menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

ludruk.jpeg2

Para relasi PPK diwilayah utara sungai Brantas naik kepentas ikut memberikan sosialisasi  pemilu 2019 salah satunya  PPK Ploso mengatakan, bahwa peserta pemilu dalam Pemilu 2019 terdiri dari pasangan capres-cawapres, partai politik dan perseorangan (calon anggota DPD).”Untuk capres-cawapres dan DPD, surat suaranya terdapat foto calon. Sementara partai politik yakni calon legislatif tanpa foto calon Dimana pemilu dilaksanakan secara serentak dengan mencoblos lima surat suara yang berbeda dan surat suara warna kuning untuk calon anggota DPR RI, surat suara warna biru untuk calon anggota DPRD Provinsi, surat suara warna hijau untuk calon anggota DPRD kabupaten/kota, surat suara warna merah untuk calon DPD-RI dan surat suara Abu abu untuk calon Presiden dan Wakil Presiden RI.

ludruk.jpeg3ludruk.jpeg4ludruk.jpeg5

Dan salah satu anggota Relawan Demokrasi menjelaskan surat suara sah apabila di coblos di kotak partai politik dan atau di coblos di nomor urut calon anggota legislatif, untuk DPD-RI di coblos tepat di kotak nomor urut calon anggota DPD RI, begitu untuk calon Presiden dan Wakil Presiden juga sah kalau di coblos di dalam kotak Capres-cawapres, Surat suara dinyatakan tidak sah  apabila di coblos 2x di tempat/calon yang berbeda maka tidak sah,  menjelaskan  secara bergantian dengan PPK dan relawan demokrasi ,” Ujarnyarnya.

ludruk.jpeg6

Setelah itu masuk ke acara inti Ludruk  dengan tema  “Pemilih  Berdaulat Negara Kuat” dengan pesan pokok yang disampaikan dalam cerita ini di antaranya adalah manfaat pemilu dan pemilih yang berdaulat, dalam menyambut pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun di negeri kita tercinta. Penonton akan diajak untuk berpikir tentang pilihan mereka,  pakai  bahasa Jombangan dengan banyolan dan sindiran social pada pemimpin serta  diahir cerita perebutan dengan daya upaya untuk meraih sesuatu dari kedua pemain ludruk tersebut  yang  pada dasarnya adalah manusia biasa, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.(agus).

ludruk.jpeg7

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *