Sajikan Data Cepat dan Komunikatif, Kunci Sukses Hadapi Auditor

kpu-jombangkab.go.id- “Selama Pengelola Keuangan bisa menyajikan data dengan cepat dan mampu berkomunikasi dengan Auditor yang berarti kegiatan tersebut tidak fiktif, maka Pengelola Keuangan tidak perlu khawatir dengan pemeriksaan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI baik itu PDTT (Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu) atau pemeriksaan rutin,” tegas Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan Biro Keuangan KPU RI, Fikri Erryansah, Rabu (14/8).

rakor trawas

Fikri, begitu pria berpostur tinggi atletis itu menyampaikan tips seputar menghadapi Auditor di hadapan Pengelola Keuangan dalam Rapat Koordinasi Monitoring/Evaluasi dan Laporan Keuangan Badan Ad Hoc Pemilu 2019 KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur di Puncak Ayanna Hotel dan Resort, Trawas Mojokerto. Kegiatan berlangsung hingga Jumat (16/8), termasuk diikuti oleh Pengelola Keuangan dari KPU Kabupaten Jombang.

rakor trawas.jpeg 1

Fikri yang bertindak sebagai Liaison Officer (LO) saat Reviu LK KPU se-Jawa Timur dalam rangka PDTT oleh BPK RI pada Juli 2019 lalu, menjelaskan bahwa Jawa Timur memegang kartu member sampling pemeriksaan BPK RI. Pengelola Keuangan harus siap dengan dokumentasi pertanggungjawaban kegiatan sebagai bukti bahwa kegiatan itu tidak fiktif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ingat bahwa Pengelola Keuangan bukan hanya Bendahara saja tapi terdiri dari Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Operator SAIBA/SAS, dan Operator SIMAK/BMN. Semua harus bersinergi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan terkait itu,” tegas pria pehobi olahraga tersebut.

Fikri menambahkan bahwa tim Pengelola Keuangan idealnya tidak ada yang lebih dominan satu sama lain jika semua menjalankan fungsi masing-masing. Adanya penyelewengan dalam penggunaan anggaran adalah karena tidak berfungsinya salah satu atau semua Pengelola Keuangan.

Harapannya dengan profesionalisme Pengelola Keuangan dan tertib mematuhi aturan, maka KPU mampu mempertahankan predikat WAJAR TANPA PENGECUALIAN seperti tahun-tahun sebelumnya. “Ikuti aturan tertib administrasi keuangan, itu kuncinya,” imbuh Fikri. (dyta)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *