Yakinkan Menang, KPU Jombang Ikuti Penyelenggaraan Pemilu Berintegritas

Kpu-jombangkab.go.id- KPU Jombang semangat ikuti dua kategori penilaian penghargaan KPU RI dalam penyelenggaraan Pemilu Kepala dan Wakil Kepala Daerah serta Pemilu Tahun 2019. Dua kategori tersebut adalah kategori Penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dan Penyajian Alat Bukti Terbaik dalam Penanganan Masalah/Sengketa Hukum Pemilu. Keikutsertaan dua kategori penilaian penyelenggaraan Pemilukada dan Pemilu Nasional Tahun 2019 berpedoman pada Surat Edaran KPU RI Nomor : 13 Tahun 2019 Tentang Pemberian Penghargaan Dalam Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 dan SK KPU RI Nomor : 1265/SDM.03.7-Kpt/05/KPU/VIII/2019 Tentang Pedoman Pemberian Penghargaan Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

rakor internal tgl 6

“Ada beberapa kategori penilaian sebenarnya, antara lain : kreasi sosialisasi dan partisipasi pemilu, iklan layanan masyarakat kreatif dan inovatif, daftar pemilih berkualitas, dan masih banyak lagi tapi para pengambil kebijakan KPU Jombang sudah berdiskusi dan memutuskan untuk mengikuti dua kategori itu dan segera kami sampaikan ke KPU Provinsi Jawa Timur,” papar Rita Darmawati, Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jombang, dalam rapat rutin internal KPU Jombang, Jumat (6/9).

Ketua KPU Jombang, Athoillah SH, menjelaskan bahwa KPU Jombang sengaja memilih dua kategori penilaian tersebut setelah menganalisa dari berbagai sudut pandang. Kategori penyelenggaraan Pemilu yang berintegritas dipilih karena selama tahapan pendaftaran verifikasi partai politik, KPU Jombang tegas member status TMS (Tidak Memenuhi Syarat) kepada Parpol manapun yang memang tidak bisa memenuhi persyaratan verifikasi sesuai peraturan yang mengatur hal tersebut. Selain itu, tidak adanya laporan ke DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) dan rekomendasi Bawaslu Jombang yang bertentangan dengan kebijakan KPU Jombang.

rakor internal tgl 6.jpeg1

“KPU juga sudah menjalankan semua rekomendasi Bawaslu dan menjalankan semua prosedur yang telah diatur dalam peraturan Pemilu 2019 termasuk penyajian alat bukti sengketa pemilu. Jadi kami rasa, KPU sudah memenuhi syarat untuk kategori tersebut,” tegas Atok, sapaannya.

Sesuai jadwal, penyampaian syarat-syarat keikutsertaan penghargaan tersebut harus sampai ke KPU Provinsi Jawa Timur pada Senin (9/9). Pengumuman penghargaan dijadwalkan akan diberikan oleh KPU RI pada saat pelaksanaan Konsolidasi Nasional dengan peserta seluruh Satuan Kerja KPU se-Indonesia pada pertengahan September 2019 mendatang. (dyta)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *