KPU Jombang Sosialisasi Pendidikan Politik dalam rangka Peningkatan parmas

kpu-jombangkab.go.id  Dalam rangka Penyuluhan pada masyarakat Pemerintah daerah dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang Gandeng KPU dan Akademisi gelar Sosialisasi dan Pendidikan Politik dalam rangka Peningkatan  parmas   di Pendopo Kecamatan Plandaan Jombang , Rabu ( 20/11).

sos plandaan.jpeg 2

Yang diikuti Tokoh masyarakat, tokoh agama,ormas,muslimat, camat plandaan, kapolsek  dan perangkat desa

Wiwik Widayanti  Camat Plandaan, mengapresiasi kegiatan penyuluhan diwilayahnya yang diadakan Pemerintah daerah dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jombang Gandeng KPU dan Akademisi dan berterima kasih pada masyarakat plandaan yang mengunakan hak pilhnya  pada pilkades maupun pemilu serentak 2019 kemarin ,” Ujar Wiwik

sos plandaan.jpeg 5

Sekretaris Kesbang Jombang Imam  Suyuti mengatakan, bahwa Indonesia sebagai negara demokrasi mensyaratkan dalam konstitusi secara fundamental mengakui dan menjamin kedaulatan hakikatnya adalah milik rakyat. Sebagai bangsa yang majemuk dan pluralisme, Indonesia harus dikelola secara baik sehingga kemajemukan dan pluralisme tersebut menjadi kekuatan bersama membangun bangsa, negara dan masyarakat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, Ujarnya

Acara  yang dimoderatori Sekretaris Kecamatan  plandaan, Agus Supriyanto  mempersilahkan narasumber dari KPU Jombang yang diwakili Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Jombang Rita Darmawati, S.Sos guna memberikan materi pada masyarakat.

sos plandaan

Rita Darmawati, S.Sos Divisi Sosialisasi,Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, secara khusus menyampaikan terima kasih kepada masyarakat kecamatan Plandaan yang hadir, Forkopika Plandaan , tokoh masyarakat, tokoh agama  segenap  penyelenggara Pemilu  yang telah mendukung dan mensukseskan Pemilu 2019.“Terima kasih kepada pemilih karena telah hadir di TPS pada pemilu 2019, terutama kepada pemilih pemula yang telah mengunakan hak pilih dan mensukseskan Pemilu 2019.” Ujarnya.

Menurut Rita Darmawati  prosentase partisipasi pemilih tinggi, maka pemilu tersebut bisa dikatakan sukses.  Sudah diketahui bersama, tingkat partisipasi pemilih pemilu 2019 di Kabupaten  Jombang  83,45 persen dan ini melebihi target yang ditentukan yakni sebesar 77,5 persen, capaian tersebut merupakan partisipasi tertinggi dari sejarah pemilu di Kabupaten Jombang . Hal tersebut berkat dari berbagai elemen terutama pada pemilih, kecamatan plandaan  termasuk partisipasinya tertinggi ke empat darai dua puluh satu kecamatan yang ada di Jombang.  Rita juga  menyampaikan upaya-upaya yang telah dikerjakan baik sosialiasi maupun pendistribusian logistik pada pemilu 2019 merupakan jasa semuanya termasuk PPK, PPS dan KPPS.“Partisipasi masyarakat merupakan tumpuan dari kita, sehingga harapannya masyarakat  sadar politik dan sadar Demokrasi.” Ujarnya.

sos plandaan.jpeg 1

Pemateri kedua dari Akademisi Novy Setia Yunas SIP.M.IP mengatakan, peran serta masyarakat dalam konteks pemilu sangat strategis. Mengingat bahwa masyarakat merupakan bagian dari elemen bangsa sekaligus pelopor konsensus nasional untuk membangun sistem pemerintahan dan politik yang demokratis. Diharapkan kualitas pemilu berdampak positif terhadap kualitas pemimpin bangsa. Tantangan saat ini adalah memberikan pendidikan politik bagi rakyat pemilih agar masyarakat mengetahui hak, kewajiban dan tanggung jawabnya sebagai warga negara dalam pemilu. “Untuk itu dibutuhkan  partisipasi politik dari semua komponen masyarakat,” Ujarnya.

sos plandaan.jpeg 3

Lebih lanjut Yunas mengatakan   Lingkungan sosial mempunyai pengaruh lebih besar dari pada pendidikan Politik, masih banyak dipengaruhi oleh informasi dari lingkungan sosial mereka seperti lingkungan sekitar rumah, keluarga serta dinamika perkembangan sosial, ekonomi, budaya, politik  serta  ada empat jenis pemilih: pemilih rasional, pemilih kritis, pemilih skeptis, dan pemilih tradisional,” Ujarnya

sos plandaan.jpeg 4

Demokrasi itu sendiri Partisipasi,Kesadaran,Kepastian Hukum, Partisipasi masyarakat  dengan  Menyalurkan hak memilih, Bersuara/Mengemukakan pendapat, Berserikat dan berkumpul, Berorganisasi, Pergerakan,Vergaardering (Massa Aksi). “Dengan mengetahui hak dan kewajiban ini diharapkan masyarakat akan bisa berpartisipasi secara sadar, memilih sesuai keyakinannya dan ikut mengawasi secara aktif jalannya pesta demokrasi,”tegasnya(humas/ag)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *