KPU Jombang Bersama KPU Prop Jatim dan Kab/Kota Se-Jatim, ikuti Persetujuan Penatausahaan Persedian Logistik Pemilu Tahap Dua Tahun 2019

Kpu-jombangkab.go.id KPU Jombang  Bersama KPU Propinsi Jatim dan Kab/Kota Se-Jatim, ikuti Persetujuan Penatausahaan Persedian Logistik Pemilu Tahap Dua Tahun 2019, Bertempat di ruang rapat Kantor KPU Republik Indonesia, Jl. Imam Bonjol No.29, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Dalam acara ini dihadiri oleh Operator SIMAK dan SAIBA KPU Propinsi Jawa Timur serta seluruh Operator SAIBA dan Operator SIMAK-BMN Se-Jawa Timur, selama 2 (dua) hari, yakni tanggal 19 dan 20 Desember  2019. Dari  KPU Kabupaten Jombang diwakili   Operator SAIBA Ermawati Puspita Sari beserta Operator SIMAK – BMN Henny P Savitri.

BMN.jpg 2

 

Syaiful Bahri, Kasubag Inventaris KPU RI menyampaikan laporan kegiatan pada acara Penatausahaan Logistik Pemilu Tahap 2 (Dua) Tahun 2019 di KPU Republik Indonesia. Dalam sambutannya melaporkan bahwa kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari, Kamis – Jum’at, tanggal 19 dan 20 Desember 2019. Dengan mengundang operator SIMAK-BMN dan operator SAIBA dari 38 KPU Kabupaten/Kota serta KPU Propinsi di Jakarta. “Dalam kegiatan Penatausahaan Logistik Pemilu Tahap dua  ini sangat tidak berbeda jauh dengan tahap 1 (satu) yang menekankan antara Transfer Keluar Transfer Masuk (TKTM) antara data Persediaan Logistik Pemilu 2019 ini pada KPU Republik Indonesia dengan KPU Propinsi sampai KPU Kabupaten/Kota harus SAMA antara KPU RI dengan dibawahnya.”Ujar Syaiful Bahri.

BMN.jpg 1

 

Syaiful Bahri menambahkan, untuk penyampaian data perbaikan/tambahan perolehan dan distribusi logistik Pemilu 2019 pada tahap 2 (dua) ini mengacu pada Surat Edaran Sekjen KPU Nomor : 1650/RT.01-SD/04/SJ/XI/2019 tanggal 26 November 2019”. Didalam SE itu sangat rinci data tambahan logistik untuk tahap dua, mulai tambahan kotak suara, bilik suara, tinta, sampul, surat suara sampai formulir-formulirnya, dan yang pasti di cek dan dicermati masing-masing kab/kota nya karena untuk kab/kota tidak sama terkait tambahan logistik tersebut. “Ujar  pria yang biasa akrab disapa Mas iful .

Selanjutnya narasumber terkait antara aplikasi SIMAK dan SAIBA dari KPU Republik Indonesia yakni Dwi Rismala dan Galuh dalam hal ini yang mengarahkan dan memegang aplikasi SAIBA dan SIMAK-BMN untuk satker wilayah dibawahnya. Dua wanita berhijab ini mengecek dan mengoreksi data persediaan pada logistik tahap dua ini. Dengan dilakukan pengecekan satu per satu Kab/Kota se Provinsi Jatim antara aplikasi SIMAK BMN dengan SAIBA terkait Transfer Masuk Transfer Keluar (TKTM) apakah sama atau masih ada selisi . (Humas/ag)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *